Senin, 15 Mei 2017

Target Produksi Tak Terpenuhi, Mentan Ancam Tahan Anggaran Daerah


Menteri Pertanian Amran Sulaiman menerapkan standar kebijakan yang ketat bagi daerah untuk mencapai target produksi hasil pertanian. Apabila suatu daerah tidak bisa memenuhi target produksi tersebut, maka ia mengancam akan menghentikan sementara anggaran pemerintah daerahnya.

"Tahun lalu ada 10 kabupaten tidak kami beri anggaran. Akhirnya mereka berlomba-lomba menaikan produksi," kata Amran saat menyampaikan kuliah umum di Graha Sanusi Universitas Padjajaran, Senin, 15 Mei 2017.

Menteri Amran sebelumnya menargetkan Indonesia dapat menjadi lumbung pangan dunia pada tahun 2045, dengan berbagai usaha peningkatan produksi pertanian. "Ke depan Indonesia solusi masalah pertanian adalah naikkan indeks pertanaman dan produktivitas dengan teknologi," ujarnya.

Amran menuturkan, potensi Indonesia untuk meningkatkan produksi pertanian sangat besar. Bahkan tak hanya dapat mencukupi kebutuhan dalam negeri saja, namun bisa menjadi negara pengekspor terbesar di dunia.

Sepanjang tahun 2018 sampai 2021, pemerintah menargetkan swasembada pangan dengan peningkatan produksi di atas lima persen. "Sebanyak 100 persen kebutuhan pangan juga dipenuhi dari dalam negeri sehingga tidak ada lagi impor pangan," kata Amran.

Selain itu, Amran juga meminta setiap kepada daerah yang berbatasan langsung dengan negara lain untuk memaksimalkan pembangunan lumbung pangan di wilayah perbatasan. Agar proses ekspor pangan unggulan Indonesia ke luar negeri tercukupi.
"Seperti di Kalimantan, jadi bisa mencukupi ekspor pangan ke negara tetangga," katanya.
Share:

0 komentar:

Posting Komentar